umm

Diterima, Langsung Bebas Biaya Kuliah

Malang, 07 June 2010


Ada lagi fasilitas bagi mahasiswa baru Universitas Muhammadiyah Malang (UMM), yakni beasiswa Program Perluasan Akses PHKI 2010. Beasiswa yang diperuntukkan bagi mahasiswa baru dengan nilai tes masuk tertinggi itu berupa biaya DPP, SPP dan bantuan biaya hidup selama delapan semester. Rektor, Muhadjir Effendy, secara simbolik menyerahkan beasiswa ini Minggu (30/05) lalu, saat acara silaturahim UMM dengan orang tua/ wali mahasiswa baru gelombang I di UMM Dome.

Lima orang dari 1930 calon mahasiswa baru gelombang I yang dinyatakan menerima beasiswa PHKI ini adalah  Muchammad Masruri dari SMA Muhammadiyah I Malang yang diterima di jurusan Ilmu Pemerintahan, Nur Aisyah dari SMA Negeri I Batu diterima di jurusan Pendidikan Biologi, Bagus Prawira lulusan SMK Muhammadiyah I Kepanjen yang masuk di Teknik Informatika. Sedangkan dua lulusan SMK Negeri 2 Batu Muhammad Choirul Anam di Jurusan Agroteknologi dan Ahmad Rusyadi yang di jurusan Ilmu dan Teknologi Pangan.

Selain beasiswa PHKI, UMM juga membagikan beasiswa alumni bagi lima nilai tes terbaik. Namun beasiswa ini tidak sampai mengkafer seluruh biaya kuliah sebagaimana PHKI. Rektor berharap, nantinya mahasiswa UMM lebih aktif mengakses informasi beasiswa yang jumlahnya hingga ribuan paket.

“Banyak sekali tawaran beasiswa bagi mahasiwa berprestasi dalam bidang akademik dan ekstrakurikuler, ataupun bagi mahasiswa yang kurang mampu. Jadi manfaatkanlah fasilitas ini untuk membantu pembiayaan studi di UMM,” ajak Muhadjir.

Sementara itu, Ketua Badan Pelaksana Harian (BPH) UMM, Prof. HA Malik Fadjar, yang hadir pada kesempatan itu memaparkan pentingnya UMM menyiapkan generasi masa depan. Sejak 1983, di masa kepemimpinannya sebagai rektor, UMM telah didesain untuk menjawab tuntutan jaman yang peka terhadap perubahan. “Perubahan untuk menjadi lembaga tinggi yang mampu menghantarkan mahasiswanya menuju yang cita–citanya dengan baik. Mari kita cetak generasi baru dan kita hantarkan menjadi generasi yang lebih baik dari yang sebelumnya,” kata Malik.

Harapannya UMM kedepan, menurut Malik, menjadi lembaga pendidikan yang mampu mewadahi dan  mampu mencerdaskan kehidupan bangsa. Sehingga, kerjasama antara orangtua, wali mahasiswa dan pihak universitas sangat penting. “Sebuah keharusan untuk bertemu secara langsung, setidaknya ada upaya untuk melakukan komunikasi, silahhturahmi dan kerjasama,” ungkapnya. Hal itu, menunjukan bahwa sebuah lembaga PT tidak bisa bekerja sendiri tanpa bantuan dari keluarga mahasiswa.

Acara silaturahim antara pimpinan UMM dengan orang tua/ wali mahasiswa baru merupakan tradisi yang sudah lama dibangun. Selain bersilaturahim, orang tua/ wali juga bisa bertemu langsung dengan para dekan, ketua jurusan untuk berdialog mengenai banyak hal. Salah satu hal terpenting adalah penanda tanganan komitmen antara mahasiswa dengan pihak universitas disaksikan oleh orang tua/ wali untuk mematuhi tata tertib mahasiswa. Juga, penjelasan mengenai besaran dan prosedur pembayaran studi agar sejak awal orang tua/ wali bisa membuat perencanaan secara matang.

“Dalam disiplin mahasiswa yang sudah ditandatangani tadi tercantum salah satunya empat pelanggaran yang konsekuensi sanksinya paling berat. Yaitu, perkelaian, tindakan asusila, kriminalitas dan penggunaan obat-obatan terlarang,” terang Muhadjir. Sedangkan tentang cara pembayaran kuliah sudah tercantum dalam buku pedoman pembayaran yang dibagikan kepada semua orang tua/ wali. Besaran dan cara pembayarannya sudah sangat jelas, sehingga jika ada permintaan di luar yang tercantum di sana, diminta agar dikomunikasikan dengan pihak UMM. (rwp/nas)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s