tELOur

“ TELUR AMARA POLKADOT” Telur Asin Macam Rasa Enak dan Bergizi”.

A. Judul Program

“ TELUR  AMARA POLKADOT”  Telur Asin Macam Rasa Enak dan  Bergizi”.

B. Latar Belakang

Di Indonesia sekitar 1,67 juta anak di bawah lima tahun (balita) berstatus penderita gizi buruk (malnutrisi). Berdasarkan data WHO yang mengelompokan prevelensi gizi kurang, Indonesia tahun 2004 tergolong negara dengan status kekurangan gizi yang tinggi karena 5.119.935 (28,47%) dari 17.983.244 balita di Indonesia termasuk kelompok gizi kurang dan gizi buruk. Gizi buruk ini salah satunnya diakibatkan karena kurangnya konsumsi protein hewani oleh masyarakat.

Tingkat konsumsi protein hewani di Indonesia sangat rendah, bahkan masih di bawah standar yang ditetapkan oleh Badan Pangan Dunia (FAO).  Berdasarkan ketetapan FAO,  standar  konsumsi protein hewani bangsa Indonesia minimal sebesar 6 gr/kapita/hari. Namun, saat ini masyarakat di Indonesia baru mengonsumsi protein hewani sebanyak 4,19 gr/kapita/hari. Sumber protein hewani yaitu susu, daging, ikan, telur dan keju mengandung asam amino esensial lengkap, lemak relatif tinggi dan mengandung laktosa.

Konsumsi telur penduduk Indonesia rendah, yakni 2,7 kg/kapita/tahun, sedangkan Malaysia mencapai 14,4 kg, Thailand 9,9 kg dan Fhilipina 6,2 kg. Bila satu kilogram telur rata-rata terdiri atas 17 butir, maka konsumsi telur penduduk Indonesia adalah 46 butir/kapita/tahun atau 1/8 butir telur per hari. Padahal penduduk Malaysia setiap tahunnya memakan 245 butir telur atau 2/3 butir telur per hari..

Rendahnya konsumsi protein menyebabkan terganggunya pertumbuhan, meningkatnya resiko terkena penyakit, mempengaruhi perkembangan mental, dan menurunkan produktivitas tenaga kerja. Kasus malnutrisi yang sangat parah pada usia balita dapat menyebabkan bangsa ini mengalami loss generation. Kekurangan protein mengakibatkan terhambatnya pertumbuhan, ketidakseimbangan cairan tubuh dan penurunan daya tahan tubuh terhadap infeksi karena makanan kita tidak cukup untuk memenuhi kebutuhan tubuh untuk energi dan protein.

Penyebab rendahnya konsumsi protein hewani dikarenakan rendahnya taraf perekonomian penduduk Indonesia. Kurangnya sosialisasi tentang pentingnya konsumsi protein hewani bagi tubuh. Selain itu, sumber-sumber protein hewani relative harganya mahal jika dibandingkan dengan protein nabati.

Menurut Budiyanto (2007) mahasiswa merupakan Agent of Community Enpowerment, harus terlibat dalam pemecahan masalah pembangunan daerah dan nasional untuk kesejahteraan masyarakat dan harus mendapatkan pengalaman empirik untuk mengelola pemecahan masalah pembangunan daerah dan nasional untuk kesejahteraan masyarakat. Mahasiswa juga merupakan aset bangsa sehingga dituntut untuk aspiratif, akomodatif, responsif, dan reaktif menjadi problem solver terhadap permasalahan pembangunan. Selain itu, mahasiswa sebagai Agent Of Change sepatutnya  memiliki semangat bekerja dan cita-cita tinggi untuk sukses dalam berbisnis seperti para pengusaha bahkan lebih. Di era globalisasi ini, mahasiswa lebih dituntut agar mampu mengembangkan potensinya sehingga memiliki daya saing tinggi dalam masyarakat sebagai bentuk pengabdian ketika berada di dunia masyarakat yang lebih kompleks daripada di kampus.

Telur adalah salah satu sumber protein hewani yang memilik rasa yang lezat mudah dicerna, dan bergizi tinggi. Selain itu telur mudah diperoleh dan harganya murah. Telur dapat dimanfaatkan sebagai lauk, bahan pencampur berbagai makanan, tepung telur, obat, dan lain sebagainya. Telur terdiri dari protein 13 %, lemak 12 %, serta vitamin, dan mineral. Nilai tertinggi telur terdapat pada bagian kuningnya. Kuning telur mengandung asam amino esensial yang dibutuhkan serta mineral seperti : besi, fosfor, sedikit kalsium, dan vitamin B kompleks. Sebagian protein (50%) dan semua lemak terdapat pada kuning telur. Adapun putih telur yang jumlahnya sekitar 60 % dari seluruh bulatan telur mengandung 5 jenis protein dan sedikit karbohidrat. Kelemahan telur yaitu memiliki sifat mudah rusak, baik kerusakan alami, kimiawi maupun kerusakan akibat serangan mikroorganisme melalui pori-pori telur. Oleh sebab itu usaha pengawetan sangat penting untuk mempertahankan kualitas telur (Anonymous, 2000).

Jumlah dan komposisi asam amino telur  sangat lengkap dan berimbang, sehingga hampir seluruh bagiannya dapat digunakan untuk pertumbuhan maupun penggantian sel-sel yang rusak Hasil penelitian mendapatkan, sebutir telur mempunyai kegunaan protein (net protein utilization) 100% dibandingkan dengan daging ayam (80%) dan susu (75%). Hampir semua lemak dalam sebutir telur itik terdapat pada bagian kuningnya, mencapai 35%, sedangkanm di bagian putihnya tidak ada sama sekali. lemak pada telur terdiri dari trigliserida (lemak netral), fosfolipida (umumnya berupa lesitin), dan kolesterol.

Ketersediaan bahan baku di malang………………………..

“TELUR AMARA POLKADOT” adalah telur asin yang berasal dari telur itik, dimana diolah dengan berbagai macam  rasa seperti rasa Bawang, BBQ, cabai, balado, dan jagung bakar  manis. Sedangkan polkadot, karena kulit luar telur bermotif bintik-bintik hal ini dimaksudkan untuk menarik konsumen. Cara pengolahannya dimulai dari pemilihan telur yang bermutu, lalu telur dicuci dan dikeringkan, telur diamplas untuk mengecilkan pori-pori,  mengolah variasi rasa dengan cara di blender, membuat adonan pengasin yang terdiri dari  bubuk batu bata dan garam, mencampur variasi rasa dengan adonan,membungkus telur dengan adonan satu persatu hingga rata, menyimpan telur atau mendiamkan selama 15 hari, setelah 15 hari telur dicuci, direbus dengan daun jati atau kulit bawang putih  untuk memberi motif kulit cangkang telur bintik-bintik sampai masak, setelah itu dilakukan pengemasan dan pemberian label . “TELUR AMARA POLKADOT” mempunyai daya tahan lama, tekstur menarik, rasa menggoda,  dan bergizi tinggi.

Prospek usaha in adalah menciptakan makanan instan yang mengandung protein tinggi bagi konsumsi masyarakat dan mahasiswa UMM.

Berangkat dari wacana dan peluang tersebut maka disusunlah proposal PKMK ini. Pemilihan telur sebagai komoditas untuk dijadikan usaha karena permintaan pasar yang tinggi akan kebutuhan telur asin yang relatif harganya yang murah. Selain itu, telur asin mempunyai kandungan gizi yang cukup tinggi sehingga baik digunakan untuk mencukupi kebutuhan akan gizi masyarakat.

Produk ini dinamakan “ TELUR AMARA POLKADOT” yang merupakan padanan kata telur asin macam rasa yang berbentuk polkadot, usaha ini diharapkan mampu menumbuhkan jiwa wirausaha bagi mahasiswa. Selain itu juga, usaha ini diharapkan mampu memenuhi kebutuhan gizi masyarakat.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s